Fakultas Sosiologi Universitas Mandala Waluya Luncurkan Program Pembelajaran Berbasis Komunitas untuk Menguatkan Riset Sosial Mahasiswa

Kendari – Universitas Mandala Waluya, khususnya Fakultas Sosiologi, mengambil langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akademik dengan meluncurkan Program Pembelajaran Berbasis Komunitas (PPBK) pada Selasa, 01 April 2026. Inisiatif ini merupakan respons strategis terhadap kebutuhan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis dalam melakukan riset sosial yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat Sulawesi Tenggara.

Program yang dilaksanakan secara resmi di Auditorium Utama Kampus Mandala Waluya, Kendari, ini menandai era baru dalam pendekatan pembelajaran di fakultas yang telah berdiri sejak 1998 silam. Dengan melibatkan lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai angkatan, PPBK dirancang untuk mengintegrasikan teori sosiologi yang dipelajari di kelas dengan praktik langsung di lapangan melalui keterlibatan aktif dengan komunitas lokal.

Latar Belakang Program Inovatif

Dinamika pendidikan tinggi Indonesia dalam dua dekade terakhir telah menunjukkan tren signifikan menuju pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif. Universitas Mandala Waluya, sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan sumber daya manusia di kawasan timur Indonesia, merasakan perlunya adaptasi kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Fakultas Sosiologi, sebagai salah satu pilar akademik kampus dengan mahasiswa aktif mencapai 1.200 orang, telah mengidentifikasi celah signifikan antara pembelajaran teoritis dan aplikasi praktis dalam penelitian sosial. Selama ini, mahasiswa lebih banyak melakukan studi kasus berbasis literatur dan data sekunder, sementara keterlibatan langsung dengan komunitas masih terbatas pada mata kuliah tertentu yang tersebar di berbagai semester.

“Kami menemukan bahwa mahasiswa kami memiliki pemahaman konseptual yang baik, namun mereka sering kali kesulitan ketika harus mengimplementasikan teori-teori sosiologi dalam konteks sosial yang kompleks dan dinamis,” ujar Dr. Hermawan Suryanto, Dekan Fakultas Sosiologi Universitas Mandala Waluya, dalam pidato pembukaan acara peluncuran program pada Selasa pagi.

Observasi ini menjadi dasar pengembangan PPBK yang melibatkan kolaborasi intensif antara akademisi, mahasiswa, dan stakeholder komunitas di Kendari dan sekitarnya. Program ini mencakup lima komunitas prioritas yang dipilih berdasarkan karakteristik sosial yang beragam, mulai dari komunitas nelayan di kawasan pesisir, komunitas pedagang pasar tradisional, komunitas pengguna narkoba dalam rehabilitasi, komunitas difabel, dan komunitas petani di daerah pinggiran Kendari.

Struktur dan Mekanisme PPBK

Program Pembelajaran Berbasis Komunitas dirancang dalam tiga tahap implementasi yang akan berjalan selama dua semester akademik. Tahap pertama, yang sudah dimulai sejak April 2026, merupakan fase orientasi dan pengenalan lapangan yang akan dilaksanakan selama empat minggu.

Dalam fase ini, mahasiswa akan melakukan kunjungan terstruktur ke masing-masing komunitas untuk memahami dinamika sosial, karakteristik demografis, permasalahan sosial spesifik, dan sumber daya yang dimiliki komunitas. Setiap kelompok mahasiswa, terdiri dari lima hingga enam orang, akan didampingi oleh seorang dosen pembimbing lapangan yang memiliki keahlian khusus dalam bidang sosiologi terkait.

Tahap kedua, yang berlangsung dari Juni hingga Agustus 2026, adalah fase penelitian partisipatif. Pada tahap ini, mahasiswa akan merancang dan melaksanakan penelitian sosial bersama komunitas dengan pendekatan participatory action research (PAR). Metode ini memastikan bahwa penelitian yang dilakukan tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa sebagai pelajar, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian masalah sosial yang dihadapi komunitas.

“Filosofi kami dalam PPBK adalah pembelajaran yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan komunitas,” jelas Dr. Siti Rahayu, Kepala Program Studi Sosiologi, dalam wawancara khusus dengan media kampus. “Mahasiswa belajar tentang realitas sosial yang kompleks, sementara komunitas mendapatkan dukungan penelitian untuk mengidentifikasi masalah mereka dan menemukan solusi yang berkelanjutan.”

Tahap ketiga merupakan fase refleksi dan diseminasi, yang akan berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Mahasiswa akan menganalisis temuan penelitian mereka, menuangkannya dalam bentuk laporan akademik, dan mempresentasikannya di hadapan komunitas, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Hasil riset ini akan dikompilasi menjadi buku panduan dan rekomendasi kebijakan yang dapat diakses oleh pemerintah daerah dan organisasi sosial.

Respons Positif dari Pimpinan Kampus

Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Bambang Wijaya, M.A., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif inovatif ini. Dalam sambutannya pada acara peluncuran, beliau menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi atas permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Universitas Mandala Waluya berkomitmen untuk menjadi lebih dari sekadar lembaga pencetak gelar. Kami ingin menjadi mitra strategis bagi komunitas lokal dalam membangun kesejahteraan sosial yang berkelanjutan,” kata Prof. Bambang Wijaya, sembari menambahkan bahwa universitas telah mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp 1,5 miliar untuk mendukung implementasi PPBK selama dua tahun ke depan.

Dukungan ini mencakup penyediaan transportasi untuk mahasiswa, asuransi kesehatan, honorarium bagi dosen pembimbing lapangan, dan peralatan penelitian yang diperlukan. Selain itu, universitas juga telah menjalin kemitraan strategis dengan tiga lembaga swadaya masyarakat lokal dan dua instansi pemerintah daerah untuk memfasilitasi keterlibatan komunitas yang lebih optimal.

Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya, Dr. Yusuf Rahman, Ph.D., menyambut antusias program ini sebagai bagian dari visi jangka panjang universitas untuk meningkatkan kontribusi akademik terhadap pembangunan daerah. “PPBK adalah wujud nyata dari komitmen kami terhadap engaged scholarship dan community-based research,” ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Harapan dan Dampak yang Diproyeksikan

Ekspektasi dari peluncuran PPBK ini tidak hanya terbatas pada peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa, tetapi juga pada kontribusi lebih luas terhadap pembangunan sosial di Kendari dan sekitarnya. Departemen Sosiologi menargetkan bahwa setiap komunitas yang terlibat akan memiliki minimal satu hasil riset yang dapat ditindaklanjuti menjadi program pemberdayaan konkret.

Sebagai contoh, riset yang akan dilakukan pada komunitas nelayan diharapkan dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan migrasi generasi muda keluar dari sektor perikanan, sehingga hasil tersebut dapat menjadi dasar bagi pemerintah lokal untuk merancang program kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Demikian pula dengan komunitas pedagang pasar tradisional, penelitian mahasiswa diharapkan dapat memberikan wawasan tentang strategi adaptasi mereka dalam menghadapi kompetisi dengan pasar modern, sehingga dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam mengembang kebijakan perlindungan usaha kecil menengah.

Dr. Hermawan Suryanto menambahkan bahwa hasil-hasil penelitian dari PPBK akan dipublikasikan dalam jurnal akademik nasional dan internasional, sehingga kontribusi ilmiah dari mahasiswa Universitas Mandala Waluya dapat diakui secara lebih luas. “Kami berharap bahwa dalam tiga tahun ke depan, Fakultas Sosiologi kita akan menjadi pusat penelitian sosial berbasis komunitas yang diakui tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di level regional Asia Tenggara,” katanya dengan optimisme yang tulus.

Testimoni Mahasiswa

Antusiasme terhadap program ini juga terpancar dari mahasiswa yang mengikuti PPBK. Sinta Wirawan, mahasiswa semester VII dari Program Studi Sosiologi, mengungkapkan kegembiraannya dapat terlibat langsung dalam penelitian yang bermakna bagi masyarakat. “Selama ini saya merasa bahwa apa yang saya pelajari di kelas sedikit abstrak. Dengan program ini, saya bisa melihat bagaimana teori-teori sosiologi benar-benar berlaku dalam kehidupan nyata dan bagaimana riset sosial dapat memberikan kontribusi untuk perubahan sosial yang positif,” katanya saat diwawancarai seusai acara pembukaan.

Rakhmat Hidayat, mahasiswa semester V, juga berbagi perspektif serupa. Dia mengatakan bahwa kesempatan untuk melakukan penelitian bersama komunitas akan memberikan pengalaman berharga yang tidak bisa didapatkan melalui pembelajaran di dalam kelas. “Saya jadi lebih termotivasi untuk menyelesaikan studi dengan baik karena saya tahu hasil riset kami akan benar-benar digunakan untuk membantu masyarakat,” tambahnya.

Tantangan dan Strategi Mitigasi

Meskipun antusiasme tinggi, para akademisi Universitas Mandala Waluya juga mengakui adanya beberapa tantangan dalam implementasi PPBK. Salah satunya adalah memastikan bahwa penelitian yang dilakukan mahasiswa tetap memenuhi standar akademik yang ketat, meskipun dilakukan di luar konteks formal universitas.

Untuk mengatasi ini, Fakultas Sosiologi telah mengembangkan panduan metodologi yang komprehensif dan sistem bimbingan yang ketat. Setiap dosen pembimbing lapangan telah menjalani pelatihan khusus tentang community-based research dan mengenai protokol etika penelitian yang melibatkan komunitas manusia.

Tantangan lain adalah memastikan komitmen jangka panjang dari komunitas. Untuk itu, universitas telah membentuk tim fasilitasi khusus yang akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemimpin komunitas untuk memastikan kesiapan dan komitmen mereka hingga akhir program.

Penutup

Peluncuran Program Pembelajaran Berbasis Komunitas di Fakultas Sosiologi Universitas Mandala Waluya pada 01 April 2026 menandai momentum penting dalam transformasi pendidikan sosiologi di Indonesia, khususnya di kawasan timur. Program ini mencerminkan komitmen universitas untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan melibatkan mahasiswa dalam penelitian sosial yang bermakna, universitas berharap dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang baik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi dan kemampuan untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Seiring dengan dukungan penuh dari pimpinan kampus dan antusiasme mahasiswa, Program Pembelajaran Berbasis Komunitas ini diproyeksikan akan menjadi model pembelajaran inovatif yang dapat diadopsi oleh fakultas-fakultas lain di Universitas Mandala Waluya, dan bahkan oleh perguruan tinggi lain di Indonesia.


Penulis: Redaksi Berita Kampus Universitas Mandala Waluya
Narahubung: Humas Universitas Mandala Waluya, Kendari
Tanggal Terbit: 01 April 2026

More From Author

Fakultas Sosiologi Universitas Mandala Waluya Gelar Festival Olahraga dan Seni Budaya, Perkuat Karakter Mahasiswa Melalui Aktivitas Ekstrakurikuler

Dosen dan Mahasiswa Fakultas Sosiologi Universitas Mandala Waluya Luncurkan Penelitian Inovatif tentang Transformasi Digital di Komunitas Lokal Kendari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw